Format & Durasi
Video wajib portrait 9:16 dengan durasi ideal 15–25 detik agar pesan padat dan retention lebih kuat.
Website ringkas untuk affiliator: standar konten UGC, tugas minimal 10 video, deadline 15 hari, kode boost, dan ide konten berdasarkan isu flek paru, wasting, serta anak susah makan.
Bagian ini menjadi aturan dasar agar video affiliate terasa seperti pengalaman nyata, bukan iklan formal yang terlalu kaku.
Video wajib portrait 9:16 dengan durasi ideal 15–25 detik agar pesan padat dan retention lebih kuat.
Konten dibuat seperti cerita pribadi: akrab, tulus, personal, dan seperti rekomendasi kepada sesama ibu.
Gunakan suara asli atau voiceover yang jelas. Hindari video hanya berisi gambar produk dan musik.
Produk Enteros harus terlihat nyata, misalnya dipegang, ditaruh di meja makan, atau ditampilkan saat rutinitas harian.
Ikuti alur berikut agar kerja sama affiliate rapi, mudah dicek admin, dan video yang bagus bisa mendapatkan akses fitur iklan dari seller.
Pahami brief, coba produk sesuai arahan, lalu pilih konsep video yang paling dekat dengan audiens.
Berikan ulasan bintang 5 di marketplace tempat produk di-checkout setelah produk diterima dan dicoba.
Setiap video tetap fokus pada satu angle dari tiga isu utama: flek paru, wasting, dan anak susah makan.
Sepuluh video wajib selesai dan diunggah dalam 15 hari kalender setelah produk diterima.
Kirim link video dan kode boost kepada admin agar seller bisa mengakses fitur iklan dari sisi seller.
Gunakan pembagian ini agar konten lebih rapi, tidak monoton, dan tetap mudah dipantau oleh admin. Setiap video cukup fokus pada satu angle, tetapi tetap berada dalam tiga isu utama: flek paru, wasting, dan anak susah makan.
Bahas awareness ketika anak batuk lama, nafsu makan turun, berat badan sulit naik, dan tubuh terlihat lemas. Enteros diposisikan sebagai pendukung asupan harian, bukan obat.
“Bun, kalau anak batuk lama, nafsu makan turun, dan berat badannya susah naik, jangan disepelekan ya. Tetap periksa kondisi anak dan bantu dukung asupan hariannya.”
Bahas kondisi anak yang jadi susah makan saat batuk lama atau tubuh kurang fit. Tone konten dibuat edukatif, lembut, dan empatik.
“Kadang yang bikin ibu panik bukan cuma batuknya, tapi anak jadi susah makan dan berat badannya susah naik. Makanya aku bantu jaga rutinitas asupan hariannya.”
Bahas perubahan anak yang terlihat kurang aktif, mudah lelah, dan berat badannya tidak naik saat keluhan berlangsung lama.
“Kalau anak kelihatan lemas, makannya turun, dan BB susah naik, ibu pasti kepikiran. Jangan lupa pantau kondisinya dan bantu dukung asupan hariannya.”
Bahas keresahan saat anak terlihat lebih kecil, tubuh makin kurus, atau sering dibandingkan dengan anak seusianya.
“Paling kepikiran kalau anak mulai kelihatan makin kurus, apalagi kalau makannya sedikit. Aku mulai lebih rutin pantau makannya dan dukung asupan hariannya.”
Fokus pada ibu yang rutin menimbang anak, tetapi angka berat badan tidak naik. Arahkan ke pemantauan makan, asupan, dan konsultasi jika diperlukan.
“Kalau timbangan anak nggak naik-naik, rasanya ibu pasti cemas. Jangan cuma ditebak-tebak, mulai pantau makan anak dan bantu lengkapi asupan hariannya.”
Bahas sisi emosional ibu ketika anak sering dikomentari kurus oleh keluarga, tetangga, atau orang sekitar. Konten dibuat relatable dan tidak menyalahkan ibu.
“Kadang komentar ‘kok kurus banget?’ itu bikin ibu sedih. Tapi daripada menyalahkan diri sendiri, aku mulai bangun rutinitas kecil buat dukung asupan anak.”
Bahas anak yang mengunci mulut, kabur, menangis, atau menolak makanan saat disuapi. Cocok untuk konten curhat ibu.
“Jam makan tuh kadang bikin ibu capek banget. Anak tutup mulut, makanan nggak masuk, akhirnya kita yang kepikiran seharian.”
Bahas anak yang hanya mau nasi, susu, camilan, atau satu menu tertentu. Arahkan ke rutinitas mengenalkan makanan dan dukungan nafsu makan.
“Anak yang picky eater itu bikin ibu harus muter otak tiap hari. Makanya aku mulai biasakan rutinitas kecil supaya makannya lebih terarah.”
Bahas ibu yang sedih saat bekal anak pulang masih utuh. Gunakan visual menyiapkan bekal dan rutinitas sebelum anak berangkat.
“Pernah nggak bun, bekal anak pulang masih utuh? Rasanya sedih banget. Makanya aku mulai lebih perhatiin rutinitas makan sebelum berangkat.”
Video penutup yang merangkum rutinitas ibu untuk membantu mendukung asupan harian anak, terutama saat anak susah makan atau berat badan sulit naik.
“Buat bunda yang anaknya susah makan atau BB susah naik, bisa mulai dari rutinitas kecil yang konsisten. Cek Enteros di link ya.”
Bagian ini berisi contoh konten yang sudah dikumpulkan sebagai referensi. Video di bawah ini tidak ditempatkan sebagai isu spesifik, melainkan contoh gaya konten yang bisa dipelajari dari sisi hook, storytelling, visual, ritme editing, dan kedekatan dengan audiens.
Yang dipelajari: visual anak makan, aktivitas harian, dan cara membuat momen sederhana terasa dekat dengan ibu-ibu.
Yang dipelajari: gunakan momen aktual keluarga sebagai pembuka konten agar terasa tidak dibuat-buat.
Yang dipelajari: emotional hook, sudut pandang personal, dan cerita yang membuat audiens merasa “aku juga pernah begitu”.
Yang dipelajari: konten edukasi bisa dibuat praktis, visual, dan tidak terasa menggurui.
Yang dipelajari: validasi emosi audiens, hook kuat, dan pesan bahwa ibu tidak sendirian.
Yang dipelajari: variasi scene, suasana aktif, dan cara membuat konten keluarga terlihat menyenangkan.
Yang dipelajari: format resep singkat, bahan jelas, dan visual yang membuat audiens ingin mencoba.
Yang dipelajari: rutinitas berulang, bukti kebiasaan, dan gaya cerita yang terasa dekat dengan keseharian ibu.
Yang dipelajari: amati pembukaan video, tempo bicara, alur cerita, dan bagian yang membuat konten terasa menarik.
Centang setiap tahap ketika sudah selesai. Checklist ini membantu affiliator menyelesaikan 10 video dalam 15 hari dengan alur yang lebih rapi.
Konten awareness untuk membantu ibu lebih peka terhadap batuk lama, nafsu makan turun, berat badan sulit naik, tubuh lemas, dan aktivitas anak yang menurun.
Konten untuk membahas anak yang terlihat sangat kurus, berat badan sulit naik, tubuh tampak kecil, atau sering dikomentari kurus.
Konten paling luas dan relatable untuk ibu: GTM, picky eater, hanya mau susu, makan diemut, melepeh makanan, dan bekal tidak habis.
Pelaporan dianggap lengkap jika affiliator mengirim minimal 10 link video beserta kode boost masing-masing video. Format laporan tetap dibedakan per isu agar admin mudah mengecek.
Dengan panduan ini, konten Enteros diharapkan lebih natural, edukatif, emosional, mudah dipahami, dan tetap aman dari klaim berlebihan.