Panduan Affiliate Enteros
ENTEROS
Affiliate Guide 2025

Panduan Affiliate Enteros

Website ringkas untuk affiliator: standar konten UGC, tugas minimal 10 video, deadline 15 hari, kode boost, dan ide konten berdasarkan isu flek paru, wasting, serta anak susah makan.

10video wajib dibuat
15hari batas upload
3isu utama konten
01 · Standar Konten

Konten harus natural, jelas, dan mudah dipercaya.

Bagian ini menjadi aturan dasar agar video affiliate terasa seperti pengalaman nyata, bukan iklan formal yang terlalu kaku.

Format & Durasi

Video wajib portrait 9:16 dengan durasi ideal 15–25 detik agar pesan padat dan retention lebih kuat.

Metode Konten UGC

Konten dibuat seperti cerita pribadi: akrab, tulus, personal, dan seperti rekomendasi kepada sesama ibu.

🎙

Audio & Voiceover

Gunakan suara asli atau voiceover yang jelas. Hindari video hanya berisi gambar produk dan musik.

Visual Produk

Produk Enteros harus terlihat nyata, misalnya dipegang, ditaruh di meja makan, atau ditampilkan saat rutinitas harian.

Catatan bahasa aman: hindari klaim seperti menyembuhkan flek paru, mengobati wasting, langsung gemuk, atau pasti sembuh. Gunakan bahasa seperti membantu mendukung asupan harian, nafsu makan, dan nutrisi anak.
02 · Alur Kerja

Dari terima produk sampai kirim kode boost.

Ikuti alur berikut agar kerja sama affiliate rapi, mudah dicek admin, dan video yang bagus bisa mendapatkan akses fitur iklan dari seller.

1

Terima & coba produk

Pahami brief, coba produk sesuai arahan, lalu pilih konsep video yang paling dekat dengan audiens.

2

Review etalase

Berikan ulasan bintang 5 di marketplace tempat produk di-checkout setelah produk diterima dan dicoba.

3

Produksi minimal 10 video

Setiap video tetap fokus pada satu angle dari tiga isu utama: flek paru, wasting, dan anak susah makan.

4

Upload maksimal 15 hari

Sepuluh video wajib selesai dan diunggah dalam 15 hari kalender setelah produk diterima.

5

Kirim link & kode boost

Kirim link video dan kode boost kepada admin agar seller bisa mengakses fitur iklan dari sisi seller.

03 · Tugas Video

Minimal 10 video dengan angle yang bervariasi.

Gunakan pembagian ini agar konten lebih rapi, tidak monoton, dan tetap mudah dipantau oleh admin. Setiap video cukup fokus pada satu angle, tetapi tetap berada dalam tiga isu utama: flek paru, wasting, dan anak susah makan.

Video 01 · Isu Flek Paru

Batuk lama jangan disepelekan

Bahas awareness ketika anak batuk lama, nafsu makan turun, berat badan sulit naik, dan tubuh terlihat lemas. Enteros diposisikan sebagai pendukung asupan harian, bukan obat.

Contoh narasi aman

“Bun, kalau anak batuk lama, nafsu makan turun, dan berat badannya susah naik, jangan disepelekan ya. Tetap periksa kondisi anak dan bantu dukung asupan hariannya.”

Video 02 · Isu Flek Paru

Nafsu makan turun saat anak kurang sehat

Bahas kondisi anak yang jadi susah makan saat batuk lama atau tubuh kurang fit. Tone konten dibuat edukatif, lembut, dan empatik.

Contoh narasi aman

“Kadang yang bikin ibu panik bukan cuma batuknya, tapi anak jadi susah makan dan berat badannya susah naik. Makanya aku bantu jaga rutinitas asupan hariannya.”

Video 03 · Isu Flek Paru

Anak lemas dan berat badan sulit naik

Bahas perubahan anak yang terlihat kurang aktif, mudah lelah, dan berat badannya tidak naik saat keluhan berlangsung lama.

Contoh narasi aman

“Kalau anak kelihatan lemas, makannya turun, dan BB susah naik, ibu pasti kepikiran. Jangan lupa pantau kondisinya dan bantu dukung asupan hariannya.”

Video 04 · Isu Wasting

Anak terlihat makin kurus

Bahas keresahan saat anak terlihat lebih kecil, tubuh makin kurus, atau sering dibandingkan dengan anak seusianya.

Contoh narasi aman

“Paling kepikiran kalau anak mulai kelihatan makin kurus, apalagi kalau makannya sedikit. Aku mulai lebih rutin pantau makannya dan dukung asupan hariannya.”

Video 05 · Isu Wasting

Berat badan stagnan di timbangan

Fokus pada ibu yang rutin menimbang anak, tetapi angka berat badan tidak naik. Arahkan ke pemantauan makan, asupan, dan konsultasi jika diperlukan.

Contoh narasi aman

“Kalau timbangan anak nggak naik-naik, rasanya ibu pasti cemas. Jangan cuma ditebak-tebak, mulai pantau makan anak dan bantu lengkapi asupan hariannya.”

Video 06 · Isu Wasting

Sering dikomentari kurus

Bahas sisi emosional ibu ketika anak sering dikomentari kurus oleh keluarga, tetangga, atau orang sekitar. Konten dibuat relatable dan tidak menyalahkan ibu.

Contoh narasi aman

“Kadang komentar ‘kok kurus banget?’ itu bikin ibu sedih. Tapi daripada menyalahkan diri sendiri, aku mulai bangun rutinitas kecil buat dukung asupan anak.”

Video 07 · Isu Anak Susah Makan

GTM total saat jam makan

Bahas anak yang mengunci mulut, kabur, menangis, atau menolak makanan saat disuapi. Cocok untuk konten curhat ibu.

Contoh narasi aman

“Jam makan tuh kadang bikin ibu capek banget. Anak tutup mulut, makanan nggak masuk, akhirnya kita yang kepikiran seharian.”

Video 08 · Isu Anak Susah Makan

Picky eater dan hanya mau makanan tertentu

Bahas anak yang hanya mau nasi, susu, camilan, atau satu menu tertentu. Arahkan ke rutinitas mengenalkan makanan dan dukungan nafsu makan.

Contoh narasi aman

“Anak yang picky eater itu bikin ibu harus muter otak tiap hari. Makanya aku mulai biasakan rutinitas kecil supaya makannya lebih terarah.”

Video 09 · Isu Anak Susah Makan

Bekal sekolah sering tidak habis

Bahas ibu yang sedih saat bekal anak pulang masih utuh. Gunakan visual menyiapkan bekal dan rutinitas sebelum anak berangkat.

Contoh narasi aman

“Pernah nggak bun, bekal anak pulang masih utuh? Rasanya sedih banget. Makanya aku mulai lebih perhatiin rutinitas makan sebelum berangkat.”

Video 10 · Isu Anak Susah Makan

Rutinitas harian untuk dukung nafsu makan

Video penutup yang merangkum rutinitas ibu untuk membantu mendukung asupan harian anak, terutama saat anak susah makan atau berat badan sulit naik.

Contoh narasi aman

“Buat bunda yang anaknya susah makan atau BB susah naik, bisa mulai dari rutinitas kecil yang konsisten. Cek Enteros di link ya.”

04 · Referensi Konten

Contoh video bagus untuk inspirasi gaya konten.

Bagian ini berisi contoh konten yang sudah dikumpulkan sebagai referensi. Video di bawah ini tidak ditempatkan sebagai isu spesifik, melainkan contoh gaya konten yang bisa dipelajari dari sisi hook, storytelling, visual, ritme editing, dan kedekatan dengan audiens.

Catatan untuk affiliator: jangan copy mentah-mentah. Ambil pola komunikasinya, gaya ceritanya, cara membuka video, cara memperlihatkan aktivitas harian, dan cara membuat konten terasa natural.
1

Mukbang finger food

Contoh konten makan anak yang terasa natural, hangat, dan relatable.

Yang dipelajari: visual anak makan, aktivitas harian, dan cara membuat momen sederhana terasa dekat dengan ibu-ibu.

2

Anak susah makan setelah mudik

Contoh hook yang dekat dengan kejadian sehari-hari dan mudah memancing komentar.

Yang dipelajari: gunakan momen aktual keluarga sebagai pembuka konten agar terasa tidak dibuat-buat.

3

Kesalahan saat anak usia 2 tahun

Contoh storytelling berbasis pengalaman dan rasa penyesalan orang tua.

Yang dipelajari: emotional hook, sudut pandang personal, dan cerita yang membuat audiens merasa “aku juga pernah begitu”.

4

Masak ikan tanpa merusak gizi

Contoh konten edukasi resep yang tetap ringan dan mudah diikuti.

Yang dipelajari: konten edukasi bisa dibuat praktis, visual, dan tidak terasa menggurui.

5

GTM pasti ada sebabnya

Contoh konten problem awareness yang menguatkan perasaan orang tua.

Yang dipelajari: validasi emosi audiens, hook kuat, dan pesan bahwa ibu tidak sendirian.

6

Event dan aktivitas anak

Contoh konten aktivitas keluarga yang ringan, ceria, dan visualnya hidup.

Yang dipelajari: variasi scene, suasana aktif, dan cara membuat konten keluarga terlihat menyenangkan.

7

Snack MPASI tinggi protein

Contoh konten resep booster BB dengan visual step-by-step.

Yang dipelajari: format resep singkat, bahan jelas, dan visual yang membuat audiens ingin mencoba.

8

Menu rutin untuk anak

Contoh konten rutinitas ibu yang terasa personal dan meyakinkan.

Yang dipelajari: rutinitas berulang, bukti kebiasaan, dan gaya cerita yang terasa dekat dengan keseharian ibu.

9

Bu Cinta

Contoh referensi tambahan untuk membaca gaya penyampaian dan ritme konten.

Yang dipelajari: amati pembukaan video, tempo bicara, alur cerita, dan bagian yang membuat konten terasa menarik.

05 · Checklist 15 Hari

Panduan kerja sederhana agar tidak bingung.

Centang setiap tahap ketika sudah selesai. Checklist ini membantu affiliator menyelesaikan 10 video dalam 15 hari dengan alur yang lebih rapi.

Isu Flek Paru pada Anak

Konten awareness untuk membantu ibu lebih peka terhadap batuk lama, nafsu makan turun, berat badan sulit naik, tubuh lemas, dan aktivitas anak yang menurun.

A1Masalah Mendadak

  • Batuk lama tidak kunjung reda: gunakan hook yang mengajak ibu tidak menyepelekan batuk lama.
  • Nafsu makan menurun: gambarkan anak makin sulit makan saat kondisi tubuh kurang nyaman.
  • Berat badan sulit naik: tekankan pentingnya memantau berat badan anak.
  • Anak lemas dan tidak aktif: bangun empati dari perubahan perilaku anak.

A2Kebiasaan Harian

  • Pantau durasi batuk, nafsu makan, berat badan, dan energi anak.
  • Dukung asupan harian anak dengan rutinitas yang aman dan konsisten.
  • Periksa jika keluhan berlanjut. Suplemen bukan pengganti pemeriksaan tenaga kesehatan.

A3Harapan Ibu

  • Anak kembali aktif, ceria, dan tidak mudah lemas.
  • Nafsu makan anak lebih terjaga.
  • Berat badan lebih terpantau selama masa pemulihan.

A4Emosi Ibu

  • Cemas melihat anak batuk lama.
  • Sedih saat anak makin susah makan.
  • Lega saat punya rutinitas pendukung asupan harian.

Isu Wasting / Anak Sangat Kurus

Konten untuk membahas anak yang terlihat sangat kurus, berat badan sulit naik, tubuh tampak kecil, atau sering dikomentari kurus.

B1Masalah Mendadak

  • Anak terlihat semakin kurus: ajak ibu lebih sadar terhadap perubahan tubuh anak.
  • Berat badan tidak naik: sorot keresahan saat angka timbangan stagnan.
  • Sering dikomentari kurus: gunakan angle emosional yang relatable.
  • Nafsu makan rendah: arahkan ke rutinitas pendukung asupan harian.

B2Kebiasaan Harian

  • Rutin pantau berat badan, bukan hanya menilai dari bentuk tubuh.
  • Catat pola makan anak agar ibu tahu asupan hariannya.
  • Bangun rutinitas pendukung asupan tanpa klaim mengobati wasting.

B3Harapan Ibu

  • Anak tumbuh lebih kuat, aktif, dan tidak terlihat semakin kurus.
  • Grafik pertumbuhan lebih terpantau.
  • Ibu lebih tenang karena punya rutinitas yang jelas.

B4Emosi Ibu

  • Sedih saat anak dibilang kurus.
  • Cemas ketika timbangan tidak naik.
  • Ingin memberikan yang terbaik tanpa menyalahkan diri sendiri.

Isu Anak Susah Makan

Konten paling luas dan relatable untuk ibu: GTM, picky eater, hanya mau susu, makan diemut, melepeh makanan, dan bekal tidak habis.

C1Masalah Mendadak

  • GTM total: anak mengunci mulut setiap kali disuapi.
  • BB stagnan di KMS: berat badan tidak naik selama beberapa bulan.
  • Anak lemas dan tidak ceria: energi anak menurun karena asupan sedikit.
  • Picky eater ekstrem: hanya mau makanan tertentu dan menolak menu lain.
  • Makan sambil melepeh: makanan masuk mulut tetapi dibuang kembali.
  • Ngemut: makanan didiamkan terlalu lama di mulut.
  • Hanya mau susu: anak menolak makanan padat.

C2Kebiasaan Harian

  • Ritual pemicu lapar tiap pagi sebelum sarapan.
  • Bekal sekolah diharapkan tidak kembali utuh.
  • Persiapan makan malam agar suasana keluarga lebih hangat.
  • Stok produk di meja makan sebagai pengingat rutinitas.
  • Evaluasi porsi makan mingguan.

C3Harapan Ibu

  • Kejar target garis hijau di KMS dengan pemantauan pertumbuhan.
  • Investasi di masa golden age dengan asupan harian yang lebih terjaga.
  • Anak aktif, berprestasi, dan tidak lemas.
  • Ibu menjadi pahlawan nutrisi yang lebih peka terhadap kebutuhan anak.

C4Emosi Ibu

  • Meja makan penuh keceriaan, bukan drama.
  • Bahagia melihat piring licin.
  • Bebas dari rasa bersalah karena anak tidak mau makan.
  • Ketenangan pikiran karena punya rutinitas pendukung.
  • Momen bonding berkualitas saat makan.
06 · Laporan Admin

Kirim 10 link video dan kode boost dengan format rapi.

Pelaporan dianggap lengkap jika affiliator mengirim minimal 10 link video beserta kode boost masing-masing video. Format laporan tetap dibedakan per isu agar admin mudah mengecek.

Wajib dicek: pastikan link bisa dibuka, kode boost benar, isu konten jelas, dan video tidak mengandung klaim berlebihan.
07 · Penutup

Affiliator punya panduan yang jelas dari awal.

Dengan panduan ini, konten Enteros diharapkan lebih natural, edukatif, emosional, mudah dipahami, dan tetap aman dari klaim berlebihan.

ENTEROS

Panduan Konten Affiliate Enteros · Target 10 Video © 2025

Format laporan berhasil disalin
error: Content is protected !!