SOW - Program Affiliate Enteros
ENTEROS

STATEMENT OF WORK PROGRAM AFFILIATE ENTEROS

Panduan lengkap dan mendalam mengenai standar teknis pembuatan konten (UGC) dan daftar isu strategis (CAVAC Model) untuk memastikan konten memiliki daya tarik organik yang tinggi.

1. Standar Teknis & Kualitas Konten

Bagian ini adalah fondasi utama kerja sama. Affiliator wajib mengikuti standar teknis berikut untuk memastikan konten memiliki daya tarik organik yang tinggi.

Format & Durasi

Video harus dalam bentuk Portrait (9:16) dengan durasi optimal antara 15 hingga 25 detik.

Durasi ini dirancang agar pesan padat, hook kuat, dan meningkatkan retention rate (tidak membosankan).

Metode Konten (UGC)

Konten harus bergaya User Generated Content (UGC). Artinya, video harus terasa organik, tulus, dan personal—bukan seperti iklan TV formal.

Fokus pada interaksi khas affiliator yang bercerita kepada audiens (seperti rekomendasi dari teman/sesama Ibu).

Audio & Voiceover

Suara harus terdengar jernih (tidak bising/mendam) dengan artikulasi skrip yang mudah dipahami oleh audiens awam.

DILARANG Hard-Selling Tanpa Suara: Wajib menggunakan suara asli (atau voiceover yang jelas). Tidak boleh hanya potong gambar + musik.

Visual Produk

Tampilkan produk Enteros secara nyata untuk membangun kepercayaan audiens.

Pegang produk, tunjukkan tekstur jika perlu, atau tunjukkan momen saat produk diberikan kepada anak secara langsung.

2. Alur Kerja & Administrasi

Setelah menerima produk, Affiliator wajib mengikuti alur operasional berikut dengan disiplin.

Review Etalase

Affiliator wajib memberikan review/ulasan bintang 5 pada etalase produk di marketplace (TikTok Shop/Shopee) tempat produk di-checkout segera setelah produk diterima dan dicoba.

Deadline Produksi

Minimal 2 Konten Video harus selesai dan diunggah dalam waktu 7 hari kalender setelah produk diterima.

Pelaporan Video

Affiliator wajib melaporkan/mengirimkan link video yang sudah diunggah kepada admin sebagai bukti penyelesaian tugas (melalui grup koordinasi atau form).

3. Penurunan Isu Strategis (CAVAC Model)

Affiliator WAJIB memilih minimal satu isu di bawah ini sebagai narasi utama dalam video. Konten harus terfokus dan relevan dengan audiens.

BAGIAN A: ISU ANAK SUSAH MAKAN (NAFSU MAKAN)

1. Masalah Mendadak (Problem-Solution Based)

GTM Total

Kondisi darurat saat anak mengunci mulut rapat-rapat setiap kali sendok makan mendekat.

BB Stagnan di KMS

Kekhawatiran saat melihat timbangan anak di buku kesehatan tidak naik selama berbulan-bulan.

Anak Terlihat Lemas & Tidak Ceria

Masalah saat anak kekurangan energi karena jumlah asupan makanan harian yang sangat sedikit.

Picky Eater Ekstrem

Kondisi saat anak menolak semua menu kecuali satu jenis makanan saja (misal: hanya mau nasi tanpa lauk).

Trauma Melihat Piring

Anak mulai menangis atau ketakutan hanya dengan melihat perlengkapan makannya sendiri.

Makan Sambil Melepeh

Masalah saat anak mau memasukkan makanan ke mulut, namun segera membuangnya kembali.

Durasi Makan Lama (Ngemut)

Kebiasaan anak mendiamkan makanan di mulut hingga berjam-jam tanpa dikunyah atau ditelan.

Hanya Mau Susu

Kondisi di mana anak menggantungkan semua asupan nutrisinya pada cairan dan ogah menyentuh makanan padat.

Sering Sembunyi

Anak mulai menghindar atau bersembunyi ketika mengetahui waktu makan telah tiba.

BB Turun Pasca Sakit

Kondisi kritis di mana nafsu makan anak hilang sepenuhnya setelah masa pemulihan dari sakit.

2. Kebiasaan Harian (Routine-Based)

Ritual Pemicu Lapar Tiap Pagi

Membiasakan minum suplemen sebagai pembuka hari agar anak siap menyantap sarapannya.

Bekal Sekolah Selalu Habis

Menjadikan suplemen sebagai rahasia rutin agar kotak bekal anak selalu kembali dalam keadaan kosong.

Persiapan Antusias Makan Malam

Rutinitas memberikan asupan pendukung di sore hari agar anak lahap saat makan bersama keluarga.

Stok Pengingat di Meja Makan

Memastikan botol produk selalu terlihat sebagai tanda bahwa menjaga nafsu makan adalah tugas rutin harian.

Evaluasi Porsi Makan Mingguan

Rutinitas Ibu dalam memantau apakah porsi makan anak sudah sesuai dengan target mingguan yang ditetapkan.

3. Cita-Cita & Harapan (Aspirational)

Kejar Target Garis Hijau di KMS

Ambisi Ibu untuk memastikan kurva pertumbuhan anaknya selalu berada di area paling sehat.

Investasi di Masa Golden Age

Kesadaran Ibu untuk tidak melewatkan masa pertumbuhan emas anak dengan memberikan dukungan nutrisi terbaik.

Anak Aktif & Berprestasi

Harapan agar anak memiliki cadangan energi yang cukup untuk mengeksplorasi bakatnya tanpa rasa lemas.

Mendukung Tinggi Badan Ideal

Cita-cita agar anak tumbuh maksimal dan percaya diri dengan postur tubuh yang kompetitif.

Sosok Ibu Pahlawan Nutrisi

Aspirasi menjadi orang tua yang sukses mengelola asupan gizi anak tanpa rasa stres.

4. Perasaan Ibu (Emotional-Based)

Meja Makan Penuh Keceriaan

Keinginan untuk mengubah momen makan dari situasi "perang" menjadi suasana yang penuh tawa.

Kepuasan Melihat Piring Licin

Perasaan bahagia yang mendalam bagi seorang Ibu saat melihat hasil masakannya dihabiskan dengan lahap.

Bebas dari Rasa Bersalah

Menghilangkan perasaan gagal sebagai orang tua ketika melihat anak tidak mau makan.

Ketenangan Pikiran (Mental Me-Time)

Hadiah bagi Ibu berupa pikiran yang tenang karena urusan makan anak sudah teratasi dengan baik.

Momen Bonding yang Berkualitas

Menggunakan waktu makan sebagai sarana untuk mempererat kedekatan emosional antara Ibu dan buah hati.

BAGIAN B: ISU KESEHATAN PENCERNAAN (PROBIOTIK & PREBIOTIK)

1. Masalah Mendadak (Problem-Solution Based)

Isu Perut Kembung & Begah

Kondisi saat perut anak terasa keras dan penuh gas, bikin anak rewel dan ogah makan.

Isu Sembelit (Susah BAB)

Masalah saat anak mengejan kesakitan atau tidak BAB berhari-hari karena kekurangan serat prebiotik.

Isu BAB Tidak Sempurna (Mencret)

Kondisi saat bakteri jahat lebih banyak daripada bakteri baik, sehingga pencernaan jadi kacau.

Isu Kentut Berbau Menyengat

Tanda bahwa makanan di dalam perut tidak terolah dengan baik oleh bakteri baik (probiotik).

Isu Penyerapan Lemah

Masalah di mana nutrisi hanya "lewat" saja karena dinding usus tidak sehat (Makan banyak tapi tetap kecil).

Perut Sensitif Setelah Obat

Kondisi perut anak yang jadi gampang bermasalah setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Isu Alergi Akibat Usus Kotor

Munculnya gatal-gatal atau ruam pada anak yang sering kali berakar dari kesehatan usus yang buruk.

Tidur Tidak Nyenyak karena Perut

Anak sering terbangun malam hari karena merasa tidak nyaman di area pencernaan.

Isu Nafas Berbau Tak Sedap

Tanda adanya sisa makanan yang menumpuk dan membusuk di saluran cerna karena kurangnya bakteri baik.

Isu Imun Lemah

Masalah kesehatan anak yang sering drop karena 80% benteng pertahanan tubuh (imun) ada di usus.

2. Kebiasaan Harian (Routine-Based)

Ritual "Pupuk" Perut Setiap Pagi

Membiasakan minum prebiotik kurma dari Enteros agar bakteri baik di usus punya tenaga untuk bekerja seharian.

Jadwal BAB Teratur Setiap Hari

Menjadikan pencernaan yang lancar sebagai rutinitas otomatis yang bikin anak nyaman beraktivitas.

Pendamping Makanan Kurang Serat

Rutinitas memberikan Enteros saat anak sedang malas makan sayur atau buah agar kebutuhan serat prebiotiknya terpenuhi.

Proteksi Perut Sebelum Jajan

Kebiasaan memberikan perlindungan bakteri baik sebelum anak bermain dan jajan di luar rumah.

Minum Malam untuk Perut Tenang

Menjadikan Enteros sebagai rutinitas sebelum tidur agar proses pengolahan makanan di malam hari berjalan sempurna.

3. Cita-Cita & Kondisi Ideal (Aspirational)

Isu "Smart Gut, Smart Brain"

Keinginan Ibu agar usus anak sehat karena usus yang sehat akan mendukung kecerdasan otak anak.

Isu Kulit Cerah dari Dalam

Aspirasi Ibu agar wajah dan kulit anak terlihat segar dan tidak kusam karena ususnya bersih dari racun.

Isu Anak "Super Imun"

Harapan agar anak memiliki sistem pertahanan tubuh yang kuat karena ekosistem probiotiknya terjaga optimal.

Isu Pertumbuhan Maksimal

Cita-cita agar anak tumbuh tinggi dan besar karena setiap nutrisi yang masuk terserap 100% oleh usus.

Anak Aktif Tanpa Drama Perut

Ingin melihat anak bisa mengeksplorasi banyak hal tanpa terganggu masalah pencernaan yang sering kambuh.

4. Perasaan & Mood Ibu (Emotional)

Isu "Bebas Drama Sembelit"

Perasaan lega dan bahagia saat melihat anak BAB dengan lancar tanpa perlu menangis kesakitan.

Isu Bangga Jadi Ibu Cerdas

Kepuasan batin karena tahu cara merawat "mesin" tubuh anak melalui asupan prebiotik yang tepat.

Ketenangan Pikiran

Perasaan tenang saat anak jajan di luar karena Ibu tahu pertahanan usus anak sudah kuat.

Momen Makan yang Menyenangkan

Perasaan puas melihat anak menikmati makanan karena perutnya selalu terasa enak dan tidak begah.

Isu Bebas Rasa Bersalah

Menghilangkan beban pikiran Ibu yang sering menyalahkan diri sendiri saat anak jatuh sakit atau sembelit.

error: Content is protected !!